Information Technology Articles :: SEO Tips :: WAP Articles :: Search Engine Marketing :: Internet Tips

Goedangilmu

CD-R

Posted on July 21st, 2007 in Teknologi IT, 442 views

Sekali direkam, disk CD-R dapat dibaca atau dimainkan kembali didalam semua drive CD-ROM biasa. CD-R dapat berguna bagi penyimpanan arsip dan pembuatan CD master agar dapat diduplikasi oleh suatu perusahaan untuk didistribusikan.

CD-R bekerja dengan menggunakan prinsip yang sama seperti CD-ROM biasa, yaitu dengan memantulkan cahaya laser pada disk serta menjejaki perubahan reflektifitasnya ketika bertemu dengan batas pit/land dan land/pit. Perbedaan utamanya, jika CD biasa plastiknya dibuat timbul, maka pada CD-R memiliki citra pit yang dibakar diatas lekukan naik. Oleh karena itu, pit bukan benar-benar benjolan naik seperti pada CD biasa, melainkan dibuat sebagai area gelap (terbakar) pada lekukan yang memantulkan cahaya lebih sedikit. Karena reflektifitas area pit dan land secara keseluruhan tetap sama dengan disk yang distempel, drive CD-ROM atau audio CD dapat membaca CD-R dengan tepat.

Media CD-R diproduksi hampir sama dengan CD biasa – stempel digunakan untuk mencetak alas plastik polikarbonat. Akan tetapi daripada menstempel pit dan land, stempel membuatkan jejak lekukan spiral (pre-groove) kedalam disc. Dari sisi pandang laser pembacaan (dan penulisan) dibawah disk, lekukan ini terlihat sebagai punggung spiral yang naik, dan bukan bagian yang turun.

Pre-groove tidaklah benar-benar sempurna, tetapi memiliki sedikit penyimpangan (wobble). Amplitudo dari penyimpangan ini umumnya sangat kecil bila dibandingkan dengan pitch track. Pemisahan lekukan berjarak 1,6 mikron. Tetapi penyimpangannya hanya 0,030 mikron dari sisi ke sisi. Penyimpangan lekukan CD-R dimodulasi untuk membawa informasi tambahan yang dibaca oleh drive. Sinyal yang diisikan didalam penyimpangan tersebut dinamakan Absolute Time In Pre-groove (ATIP) karena sinyal ini dimodulasi dengan kode waktu dan data lainnya. Kode waktu ini berformat menit:detik:frame sama dengan yang ditemukan pada subkode Q dari frame setelah dituliskan kedalam disk. ATIP memungkinkan drive untuk menemukan posisi pada disk sebelum frame benar-benar ditulis kedalam disk. Secara teknis, sinyal penyimpangan merupakan pergeseran frekuensi yang dikunci dengan frekuensi pembawa 22,05 KHz dan deviasi 1 KHz. Penyimpangan ini menggunakan perubahan frekuensi untuk membawa informasi.

Pewarna organik dituangkan merata melintasi disk melalui proses pelapisan memutar. Selanjutnya layer reflektif emas dipasang, diikuti dengan lapisan UV-cured lacquer untuk melindungi layer emas dan pewarna. Emas digunakan pada disk CD-R untuk mendapatkan reflektifitas setinggi mungkin, serta telah ditemukan bahwa pewarna organik cenderung mengoksidasi aluminium. Kemudian label silk-screen dipasang pada bagian atas lacquer untuk identifikasi dan proteksi lebih lanjut. Jika dilihat dari bawah, laser yang digunakan untuk membaca (atau menulis) disk pertama-tama bergerak melewati polikarbonat bening dan layer pewarna, menumbuk layer emas yang kemudian dipantulkan kembali melalui layer pewarna dan plastik, dan akhirnya ditangkap oleh sensor penangkap optik didalam drive.

Related Posts :

Published by Adith

No Comments

Leave a comment